Supaya Angsuran Pinjaman Bank Tetap Lancar, Lakukan Cara-cara Ini!

angsuran pinjaman bank

Ketika sudah diberi kabar bahwa permohonan pinjaman bank sudah disetujui oleh bank rasanya tentu senang bukan main, terlebih jika disetujuinya sangat pas dengan tanggal tua, rasnya seperti dapat rejeki nomplok saja. Bahkan tak jarang juga, godaan itu mulai datang silih berganti. Mulai dari ingin shopping, beli ini dan itu, makan enak dan tanpa sadar jadi lupa tujuan awal meminjam. Belum lagi jika ada teman yang tahu dan ‘menodong’ kita untuk mentraktir. Bisa-bisa jika dituruti semua keinginan tersebut malah bikin angsuran pinjaman bank jadi berantakan.

Tips angsuran pinjaman bank tetap lancar

Padahal memperoleh pinjaman juga tidak mudah, mulai dari pilih-pilih mana bank yang tepat, mengumpulkan dokumen yang diperlukan sebagai persyaratan, bolak-balik ke fotokopian, masih harus antri di bank, menunggu data diproses dan diseleksi oleh analis sampai menunggu kabar dari bank yang jika ditotal-total bisa sekitar 7-14 hari kerja. Tapi mengapa justru tiba-tiba saja habis dan harus membayar pengembalian pinjaman setiap bulannya? Nah, agar cicilan bank Anda ini bisa lancar dan terbayar tepat waktu, lakukan cara-cara di bawah ini supaya Anda tidak boros dalam memanfaatkan pinjaman:

1. Sisihkan dan simpan dana pencairan untuk tagihan.
Sebelum Anda mengajukan pinjaman, ada baiknya untuk menghitung-hitung kembali berapa uang yang Anda butuhkan lalu tambahkan beberapa ratus ribu rupiah misalkan jika Anda ingin meminjam uang dengan jumlah 3 juta rupiah dengan cicilan per bulan 300 ribu rupiah maka ajukan nominal pinjaman sebesar 3 juta lebih 900 ribu rupiah. Nah untuk jumlah yang 900 ribu rupiah dapat Anda tabung untuk membayar cicilan setidaknya selama 3 bulan ke depan sehingga tidak ada alasan tidak punya uang untuk membayar angsuran jika sebelumnya Anda sudah menyisihkan dan menyimpan dan yang dicairkan.

Baca juga: Butuh Dana Cepat Tanpa Jaminan? Coba Datang ke Tempat 4 Ini! 

Namun ingat, tetaplah membayar angsuran pinjaman bank dengan gaji yang Anda terima, jadi uang simpanan tersebut hanyalah untuk berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalkan masalah keuangan sehingga setidaknya Anda masih punya “pegangan” sampai kondisi keuangan menjadi lebih stabil.

2. Segera alokasikan dana sesuai dengan rencana.
Seperti yang sudah dikatakan di atas, seringkali godaan untuk berbelanja atau membeli sesuatu di luar kebutuhan pokok atau tujuan utama meminjam memang sering kali datang dan membuat kita gelap mata, oleh karena itu segera tahan keinginan tersebut dan gunakanlah dana pinjaman tersebut dengan benar-benar bijak. Jika Anda meminjam untuk biaya pendidikan/kuliah maka segera alokasikan dana untuk hal tersebut tanpa harus menunda-nunda atau tergoda memakai dana pinjaman untuk keperluan lain yang kurang tepat.

3. Tanggal jatuh tempo disesuaikan dengan tanggal gajian.
Cara ini dianggap ampuh sebagai “shock therapy” bagi Anda dalam hal mengangsur pinjaman. Sebab Anda tidak akan memiliki alasan untuk tidak membayar angsuran tak lama setelah Anda menerima gaji bulanan. Sebab tanpa sadar Anda sudah memiliki mindset untuk membayar utang setiap kali menerima gaji.

4. Auto debit.
Tak mau ribet dalam membayar angsuran pinjaman bank? Segera gunakan fasilitas auto debit yang hampir setiap produk kredit memilikinya. Seperti yang sudah kita ketahui seringkali orang menjadi khilaf saat menerima uang, termasuk uang gaji yang menyebabkan terlupa akan sesuatu yang tak kalah penting mulai dari angsuran pinjaman, angsuran kendaraan sampai menabung. Jika sekali saja Anda telat membayar, maka bank akan menilai riwayat kredit Anda kurang bagus dan berpengaruh terhadap kredit-kredit berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *